Kenapa Kucing Mengikuti Kita?


Siapa yang suka kucing? saya adalah orang yang suka kucing, tapi nggak dibilang "pecinta kucing" juga, kenapa? karena ya saya belum mampu memelihara banyak kucing yang terkadang kelakuanya bikin geleng-gelenng kepala. Pulang lapar, kenyang pergi. Hebatt

Saya punya seekor kucing, alasan saya menyukai kucing mungkin karena doktrin dari kecil, alhamdulillah orang tua saya mengajarkan saya untuk sayang binatang dan kucing peliharaan pertama saya waktu kecil dulu adalah kucing oren betina. Kangen, kadang saking sedihnya saya nggak pengin melihara kucing gara gara hanya takut mengalami masa-masa perpisahan yang pasti ada.

Salah satu kebiasaan kucing yang khas adalah suka mengikuti pemiliknya ke mana-mana, iya nggak sih? Entah itu kucing kita sendiri atau kucing di jalan yang masih kecil suka ngikutin kita pas lagi jalan.

Perilaku itu menyenangkan sekaligus mengundang tanya kenapa kucing mengikuti kita?

Karena Bosan

Kucing kadang membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri tanpa mau diganggu. Tapi dia juga butuh beraktivitas fisik dan hiburan. Bagaimanapun insting berburu kucing masih ada dan dia perlu menyalurkannya.
Kucing indoor yang tidak banyak kegiatan bisa menjadi bosan. Maka dia bisa mengikutimu terus karena tak tahu lagi harus melakukan apa. Jalan keluarnya ajak dia beraktivitas, kamu juga bisa membelikannya mainan-mainan untuk menyenangkannya.

Karena Lapar

Kebiasaan kucing yang sering saya temui, bahkan dengan kucing saya atau bahkan mungkin semua kucing peliharaan. Kucing yang lapar menyatakan keinginannya untuk diberi makan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah mengikuti kita ke mana pergi. Apalagi jika kamu punya kebiasaan memberi makan kucing di jam yang sama, kucing akan suka mengikutimu di sekitar waktu makan itu.
Sebagai pemilik kucing tahu kebiasaan si kucing kalau dia meminta makan. Jika si kucing meminta makan berlebihan, bisa jadi karena ada masalah medis misalnya diabetes yang membuatnya cepat lapar. Coba periksakan ke dokter hewan untuk memastikannya ya, saya bukan yang paling tahu tentang perasaan kucing. :)

Rasa Ingin Tahu

Kucing mengikuti kita bisa jadi karena penasaran dengan hal-hal yang kita lakukan. Rasa ingin tahu kucing cukup besar dan ia adalah hewan teritorial yang ingin tahu apa saja yang terjadi di wilayahnya. Mungkin baginya asyik melihatmu melakukan kegiatan sehari-hari seperti menata bahu, bersih-bersih, dan memindahkan baju kotor.
Bahkan ke kamar mandi pun kucing akan mengikutimu, haha bener banget. Itu bisa karena dia penasaran, kok pintunya ditutup, kenapa? Apa yang kamu lakukan di kamar mandi sehingga dia tidak boleh ikut, begitu pikir kucing kira-kira. Saat kamu keluar dari kamar mandi bisa jadi kucingmu menunggu di dekat pintu.
Ingin Bermain
Kalau kamu seharian belum mengajak kucingmu bermain, mungkin dia mengikutimu karena ingin diajak bermain. Terutama bila kucingmu hanya satu dan dipelihara indoor, harus ada stimulasi agar kebutuhannya bermain dan bereksplorasi terpenuhi. Dan kamu, orang yang dekat dengannya, dianggapnya juga sebagai teman main.

Karena Sayang

Kucing punya ikatan kasih sayang dengan kita dan sebaliknya, yang berkembang dari hari ke hari. Mereka mengikuti kita, bahkan sampai tidur di tempat tidur yang sama, karena sayang dan percaya dengan kita.
Apalagi kita adalah segalanya baginya. Kita adalah sumber makanan, penjagaan/keamanan, kasih sayang, dan perawatan. Udah kaya disuruh kerja paksa kan majikannya.

Mencari Perhatian

Kucing menginginkan perhatian kita karena mungkin bosan, merasa tidak aman, atau sedang sakit. Biasanya kucing yang menginginkan perhatian akan mengikuti sambil mengeong.
Apalagi jika kamu sudah cukup lama kurang memperhatikan kucingmu, mungkin karena banyak pekerjaaan. Kucingmu akan mencari perhatianmu dengan cara menunjukkan kehadirannya, yaitu dengan mengikutimu.

Tidak Mau Berpisah
Kucing juga bisa menderita separation anxiety, yaitu rasa cemas berpisah dengan kita. Kadar kecemasan ini bisa ringan saja atau berat. Maka kucing akan mengikuti kita karena tak ingin ditinggal pergi.
Ciri-ciri kucing cemas berpisah di antaranya berperilaku berbeda ketika hendak kamu tinggal pergi. Misalnya mengikutimu, mengeong keras-keras, menghalangimu membuka pintu. Saat kamu pulang dari bepergian kucing juga akan mengikutimu mungkin lebih dari biasanya.
Ciri lain separation anxiety adalah saat ditinggal pergi kucing juga berperilaku yang tidak seperti biasanya. Misalnya kencing atau pup di luar kotak pasirnya, menjatuhkan barang, muntah, makan berlebihan atau tidak mau makan, mengoyak gorden atau pelapis furnitur, grooming berlebihan sehingga bulunya botak. Jika menduga kucing mengalami kecemasan seperti itu, segera periksakan ke dokter hewan.

Nah, segitu dulu tulisan tentang kucing. Saya memang bukan yang paling tahu sih, kalian bisa jump ke sini, di sana ada banyak artikel tentang kucing, siapa tahu bisa menambah wawasan tentang kucingmu.
4 komentar
  1. aku juga suka kucing...tapi yang sudah besar baik babon atau yang jantan. Padahal tadinya kucing liar, ngintil terus akhirnya kami piara. Piara yang kucing betinanya sih. Kalau yang jantan adalah kucing tetangga yang suka main. Biasanya yang warna oren malah yang jantan kalau tempatku. Kalau yang babonnya manak terus atau sering hamil jadinya di tempat kami beranak pinak ^^ dan paling sedih kalau tiba tiba ngilang atau meninggal huhu

    BalasHapus
  2. Ahahaha, ternyata kelakuakn kucing lucu juga yach, demen ngikutin kita melangkahkan kaki :D Kucing ngikutin kita di rumah ngintilin kepengen dielus2 biasanya dan ikutan ngemil bareng pas me time wkwkwkwkwk :D

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. Keluargaku juga pecinta kucing, jadi mulai dr masih bayi udah pelihara kucing, jadi anak2 juga dibiasain sayang ama binatang juga

    BalasHapus

komentarnya dongg