Cerita Perjalanan Menjadi Blogger, Dulu, Kini, dan Nanti

Let me tell you my story as a blogger. Menjadi blogger adalah suatu kebanggaan tersendiri. Sejak dulu saya bermimpi menjadi blogger yang bisa menginspirasi orang lain. Selama menjadi blogger ternyata penuh tantangan dan dituntut untuk terus belajar. Walau belum sampai pada titik yang saya inginkan, saya akan terus menggali potensi diri. Dan ini adalah cerita perjalanan saya menjadi blogger versi dulu, kini, dan nanti. 

Amirul-Faozi-my-blogger-Story

Dahulu kala..

Dahulu kala ketika masih duduk di bangku SMK adalah awal mula saya kenal blog. Mengenal sebuah blog karena pelajaran tentang web design. Percaya atau tidak, saya merupakan orang yang mempunyai embel-embel IT kala itu, bahkan sampai sekarang. Dulu memang senang berurusan dengan hal-hal yang berbau teknologi, bahkan ketika masih SMP pernah bercita-cita ingin menjadi seorang software enginer. Tertulis "Menjadi software enginer" pada kolom cita-cita pada buku album kelulusan SMP, haha. Pada akhirnya saya hanyalah seorang freelance graphics designer yang jarang sekali punya klien.

Dengan berbekal ilmu web design yang ada, kemudian saya mulai membuat blog sendiri saat itu. Tapi tidak pernah merasa puas. Tanpa konten yang menarik. Saya hanya terlalu fokus pada teknik blog, mempercantik blog, dan ganti-ganti theme blog. Sebagai orang yang punya jiwa seni, semua hasil yang  saya lakukan harus terlihat sempurna dan estetik. Hal itu menjadi awal mula kesalahan terbesar dalam diri saya. Waktu yang seharusnya digunakan untuk mengasah skill menulis menjadi terbuang sia-sia.

Ceritanya tak berhenti di situ, saya pernah berhenti ngeblog sekitar tahun 2019 sampai tahun 2020. Waktu itu adalah situasi di mana saya tidak semangat melakukan apa pun. Ada banyak sekali distractions atau gangguan-gangguan dalam pikiran yang membuat saya tidak tentu arah. Merasa tidak ada peluang dan sia-sia atas apa yang sudah saya lakukan. Akhirnya berhenti ngeblog. Ada alasan lain kenapa saya memutuskan untuk berhenti, karena pada saat itu adalah kali pertama saya pergi merantau. Saya lebih memilih untuk fokus kerja dan meninggalkan semua kegiatan blog. Selama merantau pun tidak tenang, terus muncul bayang-bayang blog. Rasa rindu untuk ngeblog terus menghasut pikiran saya.

Selama sekitar dua tahun berhenti dari dunia blog, berharap ingin mencoba sesuatu yang lain. Di tahun setelahnya, yaitu tahun 2021 saya mulai menyadari bahwa passion saya adalah ngeblog. Sejak saat itu saya kembali ngeblog dengan semangat baru.

Sekarang..

Menjadi blogger membuat saya mempunyai sebuah passion. Mencoba melawan ketakutan dan tetap optimis. Meski masih jauh dari kata blogger sukses, setidaknya saat ini saya lebih pede mendeklarasikan diri sebagai seorang blogger. Memang, harus lebih bisa kreatif dalam menulis.  Tapi itu jadi tantangan tersendiri untuk lebih produktif, kan?

Sekarang saya berinisiatif untuk traveling. Tema yang sedang diseriusi. Traveling ternyata juga tidak mudah. Ditambah lagi sifat nolep berkepanjangan. Sangat tidak nyaman ketika pergi ke suatu tempat. Itu yang sedang saya coba untuk lawan. Untungnya menjadi blogger bagi saya adalah ketika mampu melawan ketakutan itu terhadap situasi publik. Padahal, dunia luar tak begitu mengerikan seperti apa yang saya bayangkan selama ini. Saya memahami betapa berharganya sosialisasi dengan orang, dan juga alam.

Amirul Faozi, amirul faozi

Lalu terbesit sebuah kalimat Escape to Travel. Kalimat itu menjadi sebuah motivasi untuk melarikan diri dari rasa nolep yang sangat tidak menguntungkan, dan mulai melihat dunia lebih luas. Kalian tahu kan? masih banyak sudut pandang dunia yang harus kita pahami. Kita akan banyak belajar dan menemukan makna di setiap momen yang dilalui. Selain itu juga banyak Blogger Indonesia yang menurut saya sukses salah satunya blog Backpack Story (backpackstory.me) punya Arif Rahman. Blognya tentang traveling, tulisannya sangat menginspirasi dan selalu dibuat penasaran dengan cerita travelingnya.

Pada akhirnya saya paham. Menjadi blogger bukan hanya tentang mencari peluang dalam bisnis. Tapi juga tentang kepuasan tersendiri dalam menulis. Kepuasan itu muncul ketika tulisan-tulisan yang kita buat bermanfaat untuk orang lain. Ngeblog adalah suatu passion, tentang passion pasti akan terasa menyenangkan.

# Mindset "Blogging is Writing"

Interest sebuah blog adalah tulisannya. Ibarat sebuah jeruk segar, ada kulitnya pasti ada isinya. Ngeblog tanpa senang menulis sama halnya terombang-ambing di atas ketidakpastian. Hal pertama yang saya lakukan yaitu menjadikan menulis sebagai passion, karena keterampilan sejati sebagai seorang blogger yaitu menulis. Saya mulai membaca lebih banyak buku. Dari macam-macam buku kita akan tahu wawasan dari sudut pandang yang berbeda. Intinya, saya berhasil menemukan makna ngeblog dalam arti yang sesungguhnya.

Pentingnya mengasah skill menulis dalam ngeblog

Dari infografis di atas, seorang pembaca akan melihat konten terlebih dahulu. Jika konten pada suatu blog bagi pembaca menarik, maka si pembaca akan setia mengunjungi sebuah blog. Maka dari itu, penting bagi kita untuk terus meningkatkan skill menulis. Dengan kata lain, ngeblog tidak cukup hanya bermodalkan tampilan blog yang cantik saja, tapi harus punya value konten yang bagus dan menarik.

Blogging is Writing, itulah mindset saya sekarang. Saya pegang kuat-kuat agar bisa lebih rileks dan menikmati dalam menulis. Maka dari itu, saya mencoba untuk terus mengasah kemampuan menulis. Mindset itu yang membuat saya tetap optimis. Walau Kadang-kadang juga setress memikirkan tulisan yang tak kunjung selesai karena sedang mengalami writer's block. Solusinya ya,, rehat dulu dalam beberapa waktu. 

Kesalahan saya dulu adalah kurang meningkatkan kemampuan menulis. Hal terburuk selama saya ngeblog. Padahal, ngeblog sama saja dengan menulis. Iya, tulisan saya memang belum bagus. Tapi saya yakin, dengan terus belajar dan tetap konsisten pasti akan terbiasa, serta mendapatkan hasil yang diinginkan. 

Prinsipnya, tulis apa yang kamu suka. Selain itu, blog yang memiliki konten tulisan yang baik juga terlihat lebih kredibel, sehingga berpeluang dilirik oleh brand untuk diajak kerja sama. 

# Menulis Juga "Seni"

Menulis juga tentang seni. Seni berkomunikasi secara non lisan. Menulis itu seni menghasilkan keindahan, keharmonisan, dan makna dalam rangkaian kata. Menyadari hal itu, ngeblog menjadi sebuah wadah untuk menampung seni. Saya memang suka dengan seni, salah satunya seni visual. 

Pernah bermimpi juga ingin menjadi pelukis terkenal. Tapi sekarang saya lebih suka menikmati momen ketika menulis. I found peace. Apalagi ketika menulis tak mengalami hambatan, dan kata-kata yang ada di dalam pikiran mengalir sempurna ke dalam bentuk tulisan. Beuh.. tak ada duanya. Ada kepuasan tersendiri di situ.

# Banyak bergabung dengan komunitas blogger

Hingga akhirnya saya mulai mencari komunitas blogger yang bisa memberi ruang untuk ber-opini. Dari sini saya punya kesempatan untuk mengasah kemampuan menulis yang lebih baik, dan bisa lebih berkembang untuk ke depannya. Selain itu juga ada sesi ngobrol tentang ilmu seputar blogging, tentunya dari narasumber yang berkompeten.

Manfaat gabung di komunitas blog

What an amazing experience. Selama bergabung dengan komunitas-komunitas yang ada, saya memang perlu sekali untuk banyak belajar lagi. Terutama soal kaidah menulis dan SEO. Sebenarnya saya paling malas untuk praktik SEO blog karena tekniknya yang cukup rumit, tapi setelah mendapat paparan ilmu seputar SEO yang menarik, semuanya menjadi asyik.

Salah satunya adalah Bloggercrony Indonesia. Saya memang belum lama bergabung dengan komunitas blogger ini. Tapi saya menjadi lebih termotivasi untuk semangat ngeblog. Apalagi membaca kisah para blogger dari komunitas tersebut yang membuat saya semakin terinspirasi seperti mereka, menikmati sebagai blogger. So peacful, right? 

Komunitas Bloggercrony memfasilitasi blogger Indonesia mengembangkan kualitas dirinya, membangun jejaring positif, meningkatkan produktivitas dengan menciptakan tulisan/konten yang informatif, bermanfaat dan inspiratif, serta berdaya mandiri dan profesional.

Nanti..

Hal yang belum mampu saya capai adalah mencoba solo traveling. Namun dalam pikiran saya selalu terbayang keraguan, apakah bisa saya melakukan itu? Nampaknya solo traveling terasa sulit, karena semuanya harus dilakukan sendiri, ditambah lagi saya tidak begitu berani berada di tempat baru dan asing seorang diri. Wajar sih, keraguan pasti muncul ketika belum pernah melakukannya sama sekali. Saya mulai traveling dan eksplorasi tempat yang dekat-dekat dulu, agar nantinya saya sudah terbiasa untuk traveling. 

Kini saya lebih menyukai versi saya yang sekarang, tanpa menyesali versi diri saya yang dulu. Dari pengalaman kita bisa belajar tentang kebenaran dengan memahami kesalahan di masa lalu. Komunitas Bloggercrony Indonesia  merupakan suatu wadah yang baik untuk menampung para blogger agar terus konsisten untuk terus memberikan dampak positif, dan saya #BanggaJadiBlogger.

Nanti adalah harapan untuk terus belajar dan tetap konsisten. Mimpi saya adalah bisa menginspirasi banyak orang dengan hal-hal yang positif. Sambil terus belajar dan mempersiapkan diri untuk selanjutnya. Membangun komunikasi yang baik dan banyak membaca agar selalu dapat wawasan baru. Membangun jaringan yang luas juga penting, untuk saling menjalin sarana belajar, kolaborasi, atau juga untuk promosi.

Saya bangga jadi blogger, akhirnya saya menemukan kedamaian dalam menulis. Iya kan? menurut saya menulis itu asyik. Apalagi ditemani ngopi sambil mendengar suara hujan. Di situlah kalbu terasa menguap dan suasananya bikin rindu.

Follow media sosial Bloggercrony

Instagram/Twitter @bloggercrony 

28 komentar
  1. Paling enak memang kalau nulis karena hobi,
    kalau ngejar cuan dan tidak nyampai target jadi sedih.

    Kita blog walking aja mas,
    seru kalau artikel ada yang komeng :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau melakukan sesuatu sesuai passion pasti nyaman

      Hapus
  2. wah keren ya, sejak smp menuliskan cita cita sebagai software engineer, kalau mbul sih dulu pengennya jadi guru bahasa inggris tapi ga kesampaian hahhahahha

    ngeblognya berarti dirimu lebih ke jalan jalan dan eksplore tempat tempat seru ya, semangat mengembangkan tulisan karena biasanya kalau nulia dari sesuatu yang disenengin as hobi ya akhirnya akan ketemu feelnya.bKalau aku kadang masih ga tentu arah dan ujung ujungnya masakan lagi dan masakan lagie hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak.

      sebenarnya blog ini juga masih tak tentu arah. tapi pelan pelan aja dulu buat eksplorasi yang deket deket

      Hapus
  3. Yups ngeblog kini masih menarik. Saya juga klo gk ngeblog juga jadi hidup semakin semangat. Kadang ngangenin klo seminggu gk ngeblog hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah. Kadang-kadang pas lagi buntu yang bikin stress 😖

      Hapus
  4. Insyaallah sukses. Beda dengan nenek2 ini blognya gado2, campur sari. He he .... Selamat malam, ananda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin. makasih do'a nya bun.

      walau gado-gadi, tapi tetap menarik disetiap ceritanya bun. selamat malam

      Hapus
  5. Whoaa so inspiring kak! Ceritanya mirip dengan yang saya alami, tapi mungkin dalam versi yang berbeda. Tapi saya suka kalimat "Menjadi blogger bukan hanya tentang mencari peluang dalam bisnis. Tapi juga tentang kepuasan tersendiri" and "I found peace". Pada akhirnya apapun yang kita lakukan saat ini, semoga selalu membawa manfaat bagi orang-orang yaa! Semangat kak

    BalasHapus
  6. Wah semangat ngeblognya Kk, semoga apa yang diimpikan jadi seorang solo traveler tercapai ya... Aamiinn

    BalasHapus
  7. Semangat mas. Membaca kisah jatuh bangun mas di dunia blog seperti membaca kisah saya sendiri wkwkw. Tp gak papa loh kalau di awal kita sibuk mempercantik design web, jadi punya skill baru juga kan. Menurut saya, ngeblog itu harus mengumpulkan satu persatu skill.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul juga kata mbak anisa. Menjadi blog sama saja harus mengumpulkan skill satu per satu

      Hapus
  8. Senangnya..
    Sesama blogger saling berbagi pengalaman sehingga masa-masa sulit bisa teratasi dan kini sejak menemukan komunitas blogger, maka menulis menjadi lebih bersemangat dan membawa feedback yang bagus untuk diri sendiri dan blog yang akan diisi dengan konten-konten mengedukasi pembaca.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali. sejak gabung komunitas jadi lebih termotivasi dan punya tujuan dalam ngeblog

      Hapus
  9. Penting banget sih menurutku komunitas blog, dan beda banget dengan dulu yang tidak pernah ikut komunitas blogging. soalnya dengan mengikuti komunitas bisa saling menguatkan, memotivasi dan berbagi pelajaran , terus semangat mas amir

    BalasHapus
  10. Kata katanya romantis sekali.. tapi menulis memang se happy itu ya kak,

    BalasHapus
  11. makasih kak cacaa.

    begitulah, menulis emang bikin setress ilang tapi kadang juga bikin stress

    BalasHapus
  12. Melalui komunitas tentu seseorang akan semakin berkembang, dan juga bertambah relasi. Termasuk, bagi blogger.. Melalui komunitas blogger saya pribadi merasa pengalaman blogging semakin meningkat, semoga kedepan masih bisa eksis.. Di blogging, maupun di komunitasnya

    BalasHapus
  13. Wow! Keren banget kk 🤩 saya yg nyubi ini jadi banyak belajar dari pengalaman kk

    BalasHapus
  14. Benar sekali, ngeblog adalah hobi yang mahal, perlu kerja keras dan konsistensi. Tanpa passion, itu akan terasa jadi beban berat. Para blogger yang dari awal hanya mengharap cuan dan popularitas, pada akhirnya bertumbangan. Ketulusan berbagi ilmu dan pengalaman lebih penting dan lebih membuat kita bertahan. most people don't care who is the writter, what people care whether your articles help them or just an ignorable junk in cyber world. Tetap konsisten Mas Faozi!

    BalasHapus
  15. Perjalanan kita dalam ngeblog hampir sama bro, saya juga dari dulu suka gonta ganti template dan menghabiskan waktu menganalisa mesin pencari, dan pernah berhenti juga ngeblog, hanya saja bedanya kita, saya sampai sekarang belum berubah alias masih sama seperti dulu wkwk.

    Lanjutkan bro jadi Blogger traveling, tapi besar biayanya ya traveling? 🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. moga cepet nemu jati diri ye bang. Ngeblog memang bukan perkara mudah, walau di dunia nyata keliatan duduk-duduk aja.

      sbenernya saya juga gak tahan. perlu menganut ilmu penghematan. hahaha

      Hapus
  16. Aku dulu juga suka gonta-ganti tema tapi yang gratisan, karena tidak pandai edit tema sendiri, sekarang sudah jarang sih ganti tema.

    Ngeblog memang yang dinilai tulisannya, kadang biarpun temanya bagus tapi tulisannya hanya satu dua pengunjung jadi berkurang.

    BalasHapus
  17. Setuju, esensi dari blogging ya menulis. Ini juga yang terlambat saya sadari.

    Ayo kak kita sering2 saling blogwalking. Saya suka tulisan kakak, rapih dan runtut.

    Nadiar Syaripul
    nadiar.id

    BalasHapus

komentarnya dongg