Garis Waktu Perjalanan

Menjalani sebuah kehidupan adalah suatu anugerah yang luar biasa. Berbagai hal yang kita lakukan kemudian menjadi sebuah kenangan. Sebuah linimasa. Di situlah terdapat titik-titik penting yang terjadi dalam sebuah perjalanan.

Ada banyak hal yang merefleksi pada diri sendiri ketika kita mulai belajar dari sosok seseorang. Akhir-akhir ini saya lebih sering mendapat pengingat tentang kematian, menandakan bahwa sudah seharusnya lebih serius menjalani hari-hari dan memperbaiki hubungan dengan sang pencipta.

Jangan khawatir jika kita belum berhasil mencapai resolusi baru di tahun kemarin. Tahun baru ini kita harus bisa lebih keras berusaha, jadikan pengalaman-pengalaman kemarin yang gagal sebagai rambu untuk mencari jalan lain. Kalau bisa, jangan memaksakan diri dengan membuat standar hidup seperti orang lain. Dinamika hidup yang kita jalani tentu berbeda dengan setiap orang.

Kadang-kadang menjadi terlihat bodoh adalah sebuah pilihan. Rasa muak haus akan pengakuan. 

Jangan dengarkan opini-opini negatif terhadap diri kita, dan jangan terlalu tersanjung dengan pujian.

Ada yang di umur 20an sudah sukses dalam berkarir, ada yang diumur segitu baru memulai, ada yang diumur segitu masih merasa ragu tentang masa depannya, dan ada, orang yang umurnya tidak sampai segitu. Biar bagaimanapun, kita selalu mendambakan hidup nyaman, sebuah dunia UTOPIA. Trust me, tempat itu bukan di sini. Kenyamanan dunia mungkin memang bukan kebahagiaan sejati. Selalu akan ada celah masalah untuk datang. Menyadari bahwa masalah akan datang sewaktu-waktu. Semoga kita lebih siap di setiap era baru.


4 komentar
  1. Bener banget nih, membaca ini spontan jadi pengen bebenah secara kerohanian. Hubungan dengan sang pencipta masih banyak remidi, semoga kualitas ibadah semakin membaik di tahun tahun yang akan datang. Dan ga terpancang pada penilaian orang yang bikin down. Kita berharga dengan apa yang kita bisa raih, terbaik semampu kita...hehehe..semangat menyongsong tahun baru

    BalasHapus
    Balasan
    1. katanya sih begitu mmbak hehe.

      semangat tahun baru

      Hapus
  2. Bner mas, jadi stupid tuh enak.. Orng cerdas cndrng suka mikir.. Jd kesulitan menikmati hidupnya awkwkakwk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi jangan beneran stupid juga, kalo sulit menikmati hidup itu berarti beneran stupid, karena nggak tau caranya menikmati hidup :o

      Hapus

komentarnya dongg...

Jangan lupa centang "Notify me" / "Beri tahu saya" biar kamu dapat notif, kalo ada yang balas komentarmu.