Blogging for Hobby Vs. Blogging for Money

Selamat datang di era di mana dunia penuh dengan kegilaan. Ada nggak sih orang di jaman sekarang yang masih suka baca blog? rasanya, budaya membaca semakin lama semakin asing, di mana konten video seperti vlog lebih digemari. Lagian siapa sih yang mau pusing-pusing baca teks, kalau vlog kan lebih nyaman nonton sambil duduk manis. Orang-orang jaman sekarang kan cenderung lebih suka nonton ketimbang harus capek-capek baca teks yang bisa bikin mata pegel. 

Tahukah kamu? menurut data UNESCO, Indonesia berada di urutan kedua dari bawah terkait literasi dunia, artinya Indonesia darurat membaca, karena minat baca yang rendah. Makanya, menjadi youtuber lebih populer dibanding menjadi penulis. Padahal dengan membaca, khususnya membaca buku, kita akan merasa rileks dan tenang. Buat orang yang baru mulai membaca mungkin tidak langsung memahami sensasi nikmatnya membaca.

Ngeblog adalah bentuk mengekspresikan diri melalui tulisan. Kreatifitas bloger benar-benar dipertaruhkan dalam gempuran konten video yang lebih menarik banyak orang seperti vlog dan video short yang dikit-dikit viral di social media. Tapi, apa benar sih nasib blog sedang berada di ambang kehancuran? Sejak saya kenal blog tahun 2016, sampai sekarang saya masih suka nge-blog. 

Sejujurnya saya belum lama ini baru merasa serius menulis. Personal blog amirulfaozi.com yang saya punya ini umurnya baru 2 tahun. Nyatanya, blog di era sekarang lebih banyak digunakan sebagai alat penghasil pundi-pundi uang dari adsense, sudah jarang orang yang mempunyai blog dengan gaya personal yang benar-benar mewakili sosok sang penulis. Alasannya serderhana, yaitu sudah mulai jarang yang berminat untuk membaca.

Sambil squish-squish makhluk imut

Saya malah tak pernah menyangkan sebelumnya, dengan ngeblog ternyata saya menemukan peluang lain yang lebih besar. Dari yang awalnya saya pikir ngeblog hanya bisa menghasilkan uang dari Adsense, ternyata dengan ngeblog kita bisa bekerjasama dengan pihak-pihak tertentu, misalnya perusahaan/brand. Beberapa kali saya mendapat tawaran kerjasama seperti campaign, job review, dll. Tapi kadang saya harus nolak kalau tema kerjasama yang ditawarkan terlalu melenceng jauh dari konten saya, traveling, walau bayarannya lumayan.

Blogging for Hobby

Blogger yang nulisnya hanya untuk hobi, biasanya mereka lebih senang nulis apa adanya, tujuannya simple, untuk menyenangkan hati. Tipe blogger satu ini cenderung lebih idealis, blogger sebagai media untuk menyalurkan hobi, menuliskan kegiatan hobi yang dimilikinya, yang suka masak, menuliskan resep dan eksperimennya di blog. Atau yang suka traveling, menuliskan kisah perjalanannya di blog. Setiap hal akan ditulis dengan penuh ide cemerlang dan penuh ketenangan.
"Apa bisa menghasilkan uang?"
Bisa, Aul Howler (aulhowler.com) adalah salah satunya yang enggan untuk memasang iklan adsense di blognya. Alasannya karena tidak ingin blog-nya terganggu dengan adanya iklan. Prinsipnya adalah nulis sesuka hati. Misalnya travel blog yang beneran menceritakan kisah traveling-nya, atau fashion blog yang membagikan cerita atau tips tentang fashion. Katanya, kalau sudah main adsense, blognya jadi tidak terkesan personal lagi, seperti baca koran.

Lalu dari mana bisa dapat uang? Jadi begini, kalau kita menulis di blog sesuai dengan passion kita, lambat laun personal branding kita juga ikut naik, orang-orang mulai mengenal kita karena hal yang kita lakukan dan mempublikasikan di blog. Dari situlah perusahaan/brand mulai tertarik dan mulai mengajak kita untuk bekerjasama. Kuncinya adalah terus konsisten dan berguna untuk orang lain, yang dikemas dengan cara yang menarik. Blog yang dibangun atas dasar passion akan melahirkan fan base tersendiri.


Blogging for Money

Memang tak bisa dipungkiri, ngeblog itu butuh tenaga, waktu, dan modal yang tidak sederhana. Perlu usaha ekstra untuk menaikkan blog kita ke peringkat atas. Ciri-ciri blogging for money ini biasanya selalu generate/menghasilkan konten sebanyak mungkin demi mendapatkan pengunjung dan tampilan iklan yang lebih masif. Targetnya adalah jumlah pengunjung, dari pengunjung itu akan menghasilkan peluang konversi jadi uang dengan iklan yang ditampilkan.

Mereka biasanya sangat ambisius dengan teknik-teknik SEO, optimasi, atau cara-cara lain yang bisa mendatangkan pengunjung dalam jumlah besar. Bahkan rela membeli artikel. Prinsip blogger yang satu ini adalah membuat artikel yang banyak dicari orang lain melalui search engine. Biasanya artikel yang ditulis terkesan kaku dan mimim interaksi, karena artikel yang disajikan itu berupa informasi/pengetahuan umum. Berbeda dengan yang ngeblog untuk hobi biasanya punya banyak pengunjung/pembaca loyal yang selalu menunggu kelanjutan kisah penulisnya.

Blogging for Hobby maupun blogging for money, sama-sama butuh effort untuk membangun sebuah blog. Keduanya sama-sama bisa mengahasilkan uang, namun ada perbedaan di antara keduanya, dalam mengelola blog mereka. Will you survive? itu tergantung sama niat kalian, kalau kalian ngeblog cuma untuk gaya-gayaan ya nggak masalah. Itu artinya kalian tidak terlalu memikirkan beban yang besar demi membangun blog yang harus gimana-gimana. Intinya, jati diri blogger adalah menulis.



Ratri, Carolina. (2015). Blogging: Have fun and get the money. Jogjakarta: Stiletto Book.

https://www.riau.go.id/home/content/2022/09/22/11834-minat-baca-kurang-masyarakat-indonesia-lebih-suka
21 komentar
  1. Sungkem 🙂 best ini mah.. Lagi" uang emng ngaruh ke semua hal.. Termasuk blogger wkwkwk klo dh kegiur adsens.. Hmm.. Bgitu yk :) mantab thaks wejangan" nya ms

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya gitu deh, ujungnya pasti uang. walau gak niat pasang iklan, ujungnya ada yang nawarin job, terus di terima juga. ujung-ujungnya uang lagi deh 😂

      Hapus
  2. tinggal tujuan dari masing2 aja sih kalo menurutku blogging bisa for hobby sekaligus money hehehehehehe

    BalasHapus
  3. Selama saya ngeblog belum pernah dapat duit

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak harus, kalo kita sekedar senang, kenapa nggak

      Hapus
  4. aku untuk hobi aja mas amir..nulisnya lebih happy soalnya ga ada beban, buat iseng iseng aja hehhe

    BalasHapus
  5. jadi inget adsense saya yang enggak jalan di blog, setting adsense sekarang susah banget

    BalasHapus
  6. Saya juga melakukan keduanya. Blogging for hobby and also for money.
    Tapi saya berusaha memisahkan keduanya, walau ujung-ujungnya, blog-blog saya juga terlihat sedikit personal. Karena walau blogging for money, satu blog lain yang saya kelola membahas hobby saya juga.

    BalasHapus
  7. So sweet banget aku dimention heheheh

    Thank you Mas Amir <3

    Ya kannn, sekarang-sekarang udah jarang gitu blog yang authentic.
    Rata-rata pada templated words biar SEO nya jebol terus adsense nya cuan.

    Ngga salah sih, tapi ya gitu kok aku pribadi jadi ngga merasa terhibur atau seneng bacanya huhuhu :'(

    No offense ya buat teman-teman lain

    Yuyurly aku senengnya baca postingan-postingan kayak gini nih.
    Yang tulus dari hati.

    jadi kalo cerita sedih, yang baca ikut sedih.
    kalo ngomongin keseruan, yang baca ikut merasa seru
    kalo berkisah yang mengharukan, yang baca ikut terharu

    Lebih terasa gitu ada penulis beneran yang menuliskan isi hatinya

    Tapi bener tuh kata senior-senior di atas sih. Kalau bisa nulisnya buat hobby tapi juga bisa seklaigus cuan kenapa enggak ya hehehe

    Tos duluuuu!~

    BalasHapus
    Balasan
    1. muehehe, rekor komentar terpanjang nih.

      tos~

      Hapus
  8. Alhamdulillah, setahun belakangan ngeblog udah mengkombinasikan dua judul di atas.

    Hobi - masih sangat, buktinya masih sering cerita di blog. Karena base nya emang (sedikit) banyak introvertnya. Jadi blog adalah tempat ternyaman buat curhat setelah twitter.

    Duit - alhamdulillah sudah lebih dari cukup menghasilkan semoga makin lebih baik ke depannya.

    Setidaknya cukup untuk merawat dirinya sendiri (blog).

    Selebihnya adalah buat nambah temen, sahabat dan tempat diskusi serta belajar hal-hal baru.

    BalasHapus
  9. Blog saya itu temanya buku dan memang agak sulit sih untuk bisa diajak kerjasama dengan pihak lain. Banter, kerjasama soal buku juga. Tapi saya senang menulis sampai dengan hari ini karena didasarkan cinta buku.
    Blog saya sempat lolos adsense tapi pas minta konfirmasi identitas justru gagal gara-gara kartu identitas yang rusak. Dan sampai hari ini masih statusnya ditangguhkan. Ya sudahlah ya, mungkin rejekinya bukan di situ.
    Semoga saja ke depannya saya juga bisa meraup keuntungan (baik buku atau duit) biar bisa menunjang hobi membaca saya, hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah mantap. yang penting tetep hobi.

      apa ga ada cara lain buat verifikasi identitas mas?
      semoga rejekinya lancar terus, aamiin.

      Hapus
  10. Selama saya geblog dari tahun 2016 pernah satu kali dapet cuan tapi kalau untuk sekarang ngeblog hanya untuk happy fun saja.

    BalasHapus

komentarnya dongg...

Jangan lupa centang "Notify me" / "Beri tahu saya" biar kamu dapat notif, kalo ada yang balas komentarmu.